Pengertian Analisis Tugas Sangat Lengkap!

Pengertian Analisis Tugas Sangat Lengkap!

Pengertian Analisis Tugas

satriaberbagi - Analisis tugas ialah salah satu perihal yang sangat berarti dalam menggapai interaksi manusia dan pc yang lebih maksimal. Analisis tugas merupakan tahapan ataupun proses analisis data untuk menganalisis tiap perincian tugas yang dicoba manusia. 

Sehingga keluaran yang dihasilkankan merupakan seluruh perihal yang berkaitan dengan perencanaan, urutan aksi, dan apa saja yang digunakan dalam menuntaskan tugas bersumber pada metode tertentu yang digunakan manusia.

Manfaat Analisis Tugas

Manual dan pengajaran? analisis tugas berperan untuk membuat manual sesuatu sistem yang digunakan oleh manusia untuk mengidentifikasi metode kerja sesuatu sistem sehingga manusia mendapatkan pengajaran secara manual.

Menangkap kebutuhan dan merancang sistem? dari hasil analisis tugas kita bisa menangkap bermacam komponen kebutuhan sistem yang hendak dipakai berikutnya untuk merancang sistem komputer baru.

Merancang antarmuka? dari tiap kebutuhan sistem yang kita tangkap hendak ditemui klasifikasi tugas ataupun objek yang hendak digunakan dalam perancangan antarmuka dan menghubungkan antara objek yang satu dengan yang lain dengan aksi tertentu. Perihal ini berkaitan dengan perancangan berorientasi objek ataupun yang lebih diketahui dengan OOP (Oriented Object Programming).

Metode analisis tugas terdapat 3 hal:

  1. Dekomposisi tugas
  2. Analisis berbasis pengetahuan
  3. Teknik berbasis relasi entitas

Dekomposisi Tugas

Metode ini dicoba dengan metode memisahkan tugas ke dalam urutan sub tugas yang bertujuan untuk menarangkan aksi yang dicoba manusia, mejelaskan secara terstruktur tugas - tugas didalam hirarki sub tugas dan urutan sub tugas.

  1. Siapkan laptop/PC
  2. Sesuaikan seluruh perlengkapan yang hendak dihubungkan ke laptop/PC
  3. Cek ketersediaan aplikasi pada laptop/PC
  4. Bila belum ada aplikasi hingga jalani penginstalan
  5. Buka aplikasi
  6. Pengaturan dini lembar kerja
  7. Pengaturan dimensi kertas dan posisi lembar kejar
  8. Pengaturan margin
  9. Pengaturan tipe dan dimensi huruf
  10. Pengetikan naskah pada dokumen
  11. Simpan Dokumen

Perencanaan
Rencana 0: kerjakan 1-2-3-5-6-7-8 dalam urutan.
Rencana 1: kala aplikasi belum ada, kerjakan 4 sehabis urutan 3.
Rencana 2: kerjakan sembarang 6.1, 6.2, dan 6.3 bergantung dari pola pengguna dalam menuntaskan dokumen.

Analisis Berbasis Pengetahuan

Analisis ini diawali dengan mendaftar seluruh objek dan aksi yang ikut serta dalam tugas dan setelah itu membangun taksonominya. Salah satu tata cara yang digunakan merupakan tugas deskripsi pengetahuan (Task Analysis for Knowledge Description/TAKD) mengenakan format taksonomi spesial yaitu Task Deskriptive Hierarchy (TDH).

Terdapat 3 jenis notasi dari taksonomi ialah:

  1. XOR (Taksonomi Wajar), objek terletak dalam salah satunya cabang ataupun suatu objek cuma ialah bagian dari sesuatu jenis.
  2. AND, objek wajib terdapat pada keduanya.
  3. OR, objek bisa pada satu, banyak, ataupun tidak terdapat cabang, digunakan bila objek bagian dari sesuatu ataupun lebih jenis.

Teknik Kedekatan Entitas

Berasosiasi dengan basis informasi pada model database entitas dan mewakili sistem contoh tabel dan atribut pada analisis tugas dan menekankan pada objek. Aksi dan ikatan antara lain, mirip dengan analisis berbasis objek namun mengikutsertakan entitas non-komputer dan penekanan pada uraian domain, bukan implementasi.

Pada teknik analisa tugas ini pula dicoba pengklasifikasian dan pengujian tetapi lebih dititik beratkan pada kedekatan antar aksi dan objek daripada kemiripannya.

Objek, Terdiri dari 3 kelompok:

  1. Objek kongkret: suatu yang sederhana
  2. Aktor
  3. Aktor komposit: staff, formula, Sesuatu objek mempunyai atribut.

Aksi

Aksi mengganti keadaan suatu (patient) memakai suatu (instrument) dan dialkukan oleh seorang (agent).
Contoh: Karyawan (agent) mengetik (action) dokumen (patient) dengan keyboard (instrument).

Kejadian

Peristiwa (event) merupakan suatu yang lagi berlangsung.

Contoh 1: Dinda menanam tumbuhan (ini ialah peristiwa aksi yang dicoba oleh Dinda).
Contoh 2: Tumbuhan meningkat besar 2 centimeter (ini ialah peristiwa otomatis dan agent tidak bertanggungjawab terhadap sesuatu kejadian).
Contoh 3: Pada sore hari (ini ialah peristiwa bersumber pada prakteknya keterbatasan waktu dan biaya).

Hubungan

Ikatan (relationships) ialah sesuatu ikatan antara objek, aksi, dan peristiwa.Contoh E/R–Objek dan aksi bagaikan berikut:

Object Bunda human actor

Actions

A1: berikan ketahui Dinda anaknya untuk membuat mie rebus.

Object Dinda human actor

Actions

B1: Mempersiapkan perlengkapan masak
B2: Menggabungkan seluruh bahan
B3: Merebus mie dan memasukan seluruh bahan
B4: Menyajikan mie rebus kedalam mangkok

Object panci simple

Attributes

Dimensi kecil - besar

Object kompor simple

Attributes

Dimensi api kecil - besar

Object mie rebus simple

Actions

C1: matang

Events

Ev1: direbus

Relations: object-object

Social (Dinda, Bunda)

Dinda merupakan anaknya sang bunda.

Relations: action-object

Patient (A1, Dinda)

Bunda berikan ketahui dinda anaknya untuk membuat mie rebus)

Instrument (B1, Kompor)

Dinda mempersiapkan perlengkapan masak diatas kompor berapi lagi.

Instrument (B3, Panci)

Dinda merebus mie dan memasukan seluruh bahan dengan memakai panic berdimensi sedang

Relations: action- event

Pemicu (C1, Ev1)

Mie rebus matang sebab direbus.

Sumber Data dan Pengumpulan Data

Seseorang analis wajib mengumpulkan informasi yang releven sedini dan seekonomis bisa jadi. Apalagi apabila bisa jadi, wajib bisa mengoptimalkan pemakaian didukung oleh sumber data murah yang telah terdapat saat sebelum melaksanakan pengumpulan informasi mengenai suatu tugas yang memakan biaya.Berikut ini merupakan sebagian sumber data yang bisa dipergunakan untuk membuat analisis tugas:

  1. Dokumentasi: Sumeber informasi yang gampang didapat merupakan dokumentasi yang terdapat di organisasi, semacam bukumanual, novel instruksi, modul training dan lain sebagainya.
  2. Observasi: Observasi langsung baik jika didukung secara resmi ataupun data butuh dicoba bila seseorang analais mau mengenali kondis dn pengerjaan tugas.
  3. Wawancara: Bertanya pada seorang yang ahli yang dilakukan pada bidang biologi tugas yang hendak dianalisis kerap ialah metode yang kilat untuk memperoleh data menimpa sesuatu tugas.
  4. Analisis Dini: Untuk sesi dini dilaukan dengan mendaftar objek dan aksi dasar. Metode gampang bisa ditempuh merupakan dengan menelusuri dokumen - dokumen yang terdapat dan mencari kata barang yang hendak jadi objek dan kata kerja yang hendak jadi aksi.
  5. Pengurutan dan Klasifikasi: Terdapat sebagian metode untuk membuat klasifikasi dan pengurutan entri bersumber pada sebagian atribut. Sebagian analis melaksanakan pengurutan dan klasifikasi sendiri tetapi terdapat pula yang dibantu oleh pakar bersumber pada bidang analisis.

Pemakaian Hasil Analisis Tugas

Analisis tugas menciptakan suatu output ialah berupa perinician dari tugas yang dicoba orang, metode yang mereka pakai, perlengkapan yang digunakan dan rencana dan urutan aksi untuk manusia melaksanakan tugas tersebut. Berikut ini merupakan contoh 3 tipe pemakaian output analisis tugas, ialah:

  1. Manual dan Pengerjaan
  2. Pendefinisian Kebutuhan dan Perancangan Sistem
  3. Perancangan Perinci Interface

Kesimpulan

Demikian ulasan mengenai pengertian analisis tugas, jangan lupa share bila berguna.